Bengkulu, Top8news— Ikatan Alumni Raden Fatah (IKARAFA) menggelar rapat kerja (Raker) pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung Auditorium UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para alumni dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mendukung kemajuan UIN Raden Fatah Palembang di masa mendatang.
Rapat kerja dibuka langsung oleh Rektor Muhammad Adil yang hadir bersama Wakil Rektor I Abdul Hadi dan Wakil Rektor III Syahril Jamil, Kehadiran pimpinan kampus tersebut menunjukkan dukungan penuh universitas terhadap penguatan peran alumni sebagai bagian penting dalam pembangunan dan pengembangan institusi.
Dalam sambutannya, Prof. Muhammad Adil menegaskan pentingnya penyusunan peta potensi alumni sebagai langkah strategis dalam membangun jejaring dan kontribusi nyata alumni terhadap kampus. Menurutnya, alumni merupakan aset besar yang harus dirangkul dan diberdayakan agar memiliki keterikatan emosional dan akademik yang kuat dengan almamater.
Penguatan peran alumni merupakan salah satu kunci kemajuan perguruan tinggi modern. Ia mencontohkan bagaimana kuatnya kontribusi alumni di berbagai universitas dunia seperti Harvard University, University of Oxford, Stanford University, hingga National University of Singapore yang mampu membangun jaringan akademik, profesional, dan sosial yang sangat kuat. Menurutnya, para alumni di kampus-kampus tersebut tidak hanya menjaga hubungan emosional dengan almamater, tetapi juga aktif membantu pengembangan universitas melalui dukungan riset, beasiswa, jejaring kerja, hingga pembangunan reputasi institusi di tingkat global. Ia berharap pola serupa dapat dibangun oleh IKARAFA agar alumni UIN Raden Fatah Palembang mampu menjadi kekuatan besar yang ikut mendorong perkembangan kampus di masa depan.
“Kita berharap nantinya ada peta potensi alumni yang jelas. Sudah banyak masukan kepada kita terkait pentingnya membangun ikatan emosional dan akademik yang baik antar alumni maupun dengan kampus,” ujar Rektor.
Ia mencontohkan bagaimana kuatnya hubungan alumni di sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia dalam lingkup perguruan tinggi negeri, serta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi inspirasi bagi IKARAFA dalam membangun solidaritas alumni yang lebih kuat dan produktif.
Rektor juga berharap IKARAFA tidak hanya menjadi wadah silaturahmi semata, tetapi mampu menjadi motor penggerak yang mendorong laju perkembangan dan kemajuan kampus. Ia menegaskan bahwa alumni dan universitas harus berjalan bersama dalam proses pembangunan institusi.
“Harapan kita, IKARAFA dapat menjadi bagian penting yang mendorong laju perkembangan dan kemajuan UIN Raden Fatah Palembang. Alumni dan kampus harus menjadi satu kesatuan dalam proses besar tersebut,” tegasnya.
Raker IKARAFA berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Selain membahas program kerja organisasi, forum tersebut juga menjadi ruang diskusi bagi para alumni untuk memperkuat jaringan lintas daerah serta memperluas kontribusi alumni dalam bidang akademik, sosial, dan kelembagaan. Diharapkan, hasil rapat kerja ini dapat melahirkan langkah konkret yang mampu mempererat hubungan alumni dengan almamater sekaligus memperkuat posisi UIN Raden Fatah Palembang sebagai perguruan tinggi Islam yang terus berkembang dan berdaya saing.(rbt)













