BENGKULU, TOP8NEWS — Ikatan Alumni Raden Fatah resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Auditorium UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan perguruan tinggi, pengurus alumni, serta tokoh nasional dari lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Raker ini hadiri langsung oleh Ketua Harian Forum Almuni PTKIN Dr. Ismail Cawidu, M.Si., Turut hadir Prof. Dr. Amin Suyitno, M.A. selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI sekaligus Ketua IKARAFA Periode 2026–2030. serta Pimpinan UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., Prof. Dr. Abdul Hadi, M.Ag., Dr. Syahril Jamil, M.Ag., dan jajaran pimpinan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, yakni Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., Prof. Dr. Asnaini, M.A., Dr. Japarudin, M.Ag., dan Dr. Rahmad Ramdhani, M.Ag.. dan ketua IKAFAT , Kabiro dari UIN Raden Fatah, UIN Fatmawati, IAIN Curup, Prof. D.r Sirojuddin. MA, Kakanwil Kemenag Bengkulu Dr. H. Saefuddin Latief,. M.Ag,. dan para tamu undangan lainnya.
Pelaksanaan rapat kerja ini menjadi momentum konsolidasi organisasi alumni UIN Raden Fatah Palembang dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memperkuat silaturahmi antaralumni, kegiatan tersebut juga bertujuan menyusun arah strategis organisasi, memperkuat database alumni, serta meningkatkan kontribusi alumni dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua panitia, sambutan para pimpinan, serta penampilan seni budaya daerah Bengkulu. Suasana auditorium berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antar peserta yang hadir dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya Dr. Ismail Cawidu memyebutkan peran alumni salah satunya selain menjaga nama baik almamater juga dapat membantu untuk pengembangan kampus, serta transfer ilmu dan pengalaman, dan menjadi koneksi lintas generasi sehingga alumni dapat memberikan kontribusi nyata pada kemajuan dan pengembangan almamaternya.
” Potensi yang dimiliki oleh PTKIN sangat besar, oleh karena itu dibentuklah Forum Nasional Alumni PTKIN untuk menjadi jembatan para alumni dengan kampus almamaternya, forum ini diharapkan dapat menjadi ruang yang membicarakan banyak hal terutama terkait dengan kontribusi dan peran alumni serta sinergi antara alumni dan Universitas tempat dulu menimba ilmu” ungkapnya.
Selanjutnya dalam sambutan, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.A. sebagai Ketua IKARAFA menegaskan bahwa alumni memiliki posisi penting dalam pembangunan pendidikan Islam dan penguatan peradaban bangsa. Menurutnya, alumni perguruan tinggi keagamaan Islam harus mampu menjadi kekuatan moral, intelektual, dan sosial di tengah dinamika masyarakat modern.
“Alumni jangan hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu membangun jejaring strategis, membantu pengembangan kampus, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. IKARAFA harus menjadi wadah besar yang mempersatukan potensi alumni di berbagai bidang,” ujarnya.
“Alumni memiliki peran strategis sebagai penghubung antara dunia akademik, masyarakat, dan pembangunan bangsa. Ia menyampaikan bahwa IKARAFA tidak boleh hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi harus mampu tampil sebagai kekuatan intelektual dan moral yang berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan Islam, moderasi beragama, serta penguatan jejaring global alumni perguruan tinggi Islam. Dirjen Pendis juga mengapresiasi perkembangan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang terus menunjukkan kemajuan akademik dan kelembagaan dalam beberapa tahun terakhir, serta berharap forum raker ini mampu melahirkan program kerja yang visioner, adaptif, dan berdampak langsung bagi umat dan bangsa” tutupnya
Sementara itu, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A. menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa kepada UIN Fatmawati Bengkulu sebagai tuan rumah kegiatan ini, dan berharap rapat kerja ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan antara kampus dan alumni. Ia kuga berharap berbagai keputusan yang dihasilkan nanti mampu mendorong kemajuan institusi serta memperluas kiprah alumni di tingkat nasional maupun internasional.
“Terima kasih tak terhingga kami ucapkan atas jamuan tuan rumah dalam hal ini UIN Fatmawati Bengkulu, Alhamdulillah Raker IKARAFA ini dapat terlaksana mulai dari pagi tadi, dan semoga dapat menghasilkan beberapa hal seperti membahas AD/ART juga untuk melakukan mapping potensi alumni UIN Raden Fatah” Ungkapnya
“Alumni kita saat ini sudah tersebar bukan hanya di hampir seluruh Indonesia, akan tetapi juga tersebar di berbagai negara baik Asia, Afrika, Timur Tengah, Australia, dan Eropa, sehingga harapan besar kita peran dan kiprah alumni Raden Fatah dapat memnebarkan manfaat bagi Indonesia dan juga dunia” pungkasnya
Di sisi lain, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag. mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada UIN Fatmawati Bengkulu sebagai tuan rumah pelaksanaan raker nasional IKARAFA. Menurutnya, forum tersebut bukan hanya mempererat hubungan emosional antaralumni, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antarperguruan tinggi Islam di Indonesia.
“Kami mendapatkan barokah sebai tuan rumah menyambut kehadiran rombongan UIN Raden Fatah, IAIN Curup dan STAISNU yang mengadakan agenda di kota Bengkulu, dan semia itu tidak lepas dari sejarah panjang bahwa cikal bakal berdirinya UIN Fatmawati merupakan bagian tidak terpisahkan dari UIN Raden Fatah Palembang, dan besar harapan kami hubungan erat ini terus dapat dijalin selalu dalam bingkai akademik yang penuh dengan kemaslahatan ” ungkapnya.
Rapat kerja IKARAFA berlangsung selama dua hari mulai tanggal 22-23 Mei 2026, dengan agenda pembahasan program kerja organisasi periode 2026–2030, penguatan jaringan alumni nasional dan internasional, pengembangan ekonomi alumni, serta perumusan kontribusi alumni dalam mendukung transformasi pendidikan Islam di Indonesia.
Ikatan Alumni Raden Fatah resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Auditorium UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada eh Prof. Dr. Amin Suyitno, M.A. selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI sekaligus Ketua IKARAFA Periode 2026–2030. Turut hadir pula Dr. Ismail Cawidu, M.Si., jajaran pimpinan UIN Raden Fatah Palembang dan pimpinan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Dari pihak UIN Raden Fatah Palembang hadir Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., Prof. Dr. Abdul Hadi, M.Ag., serta Dr. Syahril Jamil, M.Ag.. Sementara dari UIN Fatmawati Bengkulu hadir Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., Prof. Dr. Asnaini, M.A., Dr. Japarudin, M.Ag., dan Dr. Rahmad Ramdhani, M.Ag.. serta Rektor IAIN Curup Prof. Dr. Idi Warsah,. M.Pd.
Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IKARAFA, dilanjutkan laporan ketua panitia, sambutan-sambutan, serta penampilan seni budaya daerah Bengkulu yang menambah semarak suasana kegiatan. Momentum pembukaan juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama penguatan jejaring alumni dan sesi foto bersama seluruh peserta raker.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.A. menegaskan bahwa alumni memiliki posisi strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam dan membangun peradaban bangsa. Menurutnya, IKARAFA tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi harus mampu menjadi pusat pengembangan jejaring intelektual, sosial, dan profesional alumni.
“Alumni harus hadir sebagai kekuatan moral, akademik, dan sosial. Kita ingin IKARAFA menjadi rumah besar yang mampu memetakan potensi alumni dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan alumni yang terus menjaga semangat kebersamaan. Ia berharap rapat kerja ini mampu melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi pengembangan alumni dan institusi.
Di sisi lain, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag. menyampaikan rasa bangga karena kampusnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan raker nasional IKARAFA. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis memperkuat silaturahmi antar alumni lintas daerah dan generasi.
Rapat kerja IKARAFA dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda utama pembahasan program kerja organisasi, penguatan database alumni, pengembangan jaringan internasional alumni, pemberdayaan ekonomi alumni, hingga kontribusi alumni dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. (rbt)



