Pemerintahan

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Pariwisata Digital Lewat Integrasi API dan OSS

10
×

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Pariwisata Digital Lewat Integrasi API dan OSS

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Top8News — Kementerian Pariwisata RI memperkuat tata kelola sektor akomodasi pariwisata melalui pengembangan sistem Application Programming Interface (API) bersama platform Online Travel Agent (OTA).

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kebijakan tersebut diarahkan untuk menciptakan industri pariwisata yang sehat, tertib, dan berdaya saing.

“Arah kebijakan kami jelas. Kita ingin menumbuhkan industri pariwisata yang adil dan berdaya saing demi pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan,” kata Widiyanti.

Melalui sistem tersebut, OTA akan melakukan verifikasi legalitas usaha secara otomatis melalui integrasi data NIB, KBLI, dan NKU dengan sistem OSS pemerintah.

Kemenpar mencatat hingga 20 Mei 2026 jumlah unit usaha akomodasi jangka pendek yang memiliki NIB meningkat sebesar 46,5 persen dibandingkan 31 Maret 2025.

Kategori vila menjadi jenis usaha dengan pertumbuhan tertinggi yakni mencapai 76,4 persen.

Sejak Maret 2025, Kemenpar bersama pemerintah daerah dan mitra OTA juga telah melaksanakan sosialisasi di lima provinsi serta coaching clinic yang melibatkan lebih dari 1.500 pelaku usaha pariwisata.

Implementasi sistem API ditargetkan mulai berjalan pada Juni 2027. (Rill)