DaerahPalembangPendidikan

Kolaborasi UIN Raden Fatah dan KOMPAKS Lahirkan Museum Kampus

14
×

Kolaborasi UIN Raden Fatah dan KOMPAKS Lahirkan Museum Kampus

Sebarkan artikel ini

Palembang – Museum UIN Raden Fatah Palembang bersama Komunitas Pencinta Antik dan Kebudayaan Sriwijaya (KOMPAKS) menjalin kerjasama untuk membuka Museum UIN Raden Fatah sebagai pusat pelestarian sejarah, budaya, dan peradaban Sriwijaya di lingkungan kampus UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (2/6/2026).

Acara pembentukan museum tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., jajaran pimpinan universitas mulai dari Wakil Rektor I, II, III dan Ka Biro AAK, serta pengurus KOMPAKS yang dipimpin Ketua Hermiyudi. Pembukaan museum menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelestarian warisan budaya Sumatera Selatan.

Museum UIN Raden Fatah menghadirkan berbagai koleksi benda bersejarah, mulai dari artefak, manuskrip, perahu lesung, pendayung, kemudi, tembikar, gerabah, hingga berbagai benda antik yang berkaitan dengan perjalanan peradaban Sriwijaya. Kehadiran museum ini diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus pusat kajian sejarah yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, peneliti, dan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menegaskan bahwa museum nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi sejarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Museum ini bukan sekadar ruang penyimpanan benda-benda bersejarah, melainkan pusat edukasi, penelitian, dan refleksi peradaban. Kehadirannya menjadi bagian dari komitmen UIN Raden Fatah dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya sebagai sumber pembelajaran bagi generasi mendatang,” ujar Prof. Muhammad Adil.

Pada kesempatan yang sama, KOMPAKS menyerahkan hibah sejumlah koleksi bersejarah kepada UIN Raden Fatah Palembang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan museum kampus. Penyerahan hibah dilakukan langsung oleh Ketua KOMPAKS, Hermiyudi, kepada Rektor UIN Raden Fatah Palembang dan disaksikan oleh para pimpinan universitas serta anggota komunitas budaya.

Dalam prosesi serah terima, Hermiyudi menegaskan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah untuk menjaga warisan sejarah Sumatera Selatan.

“Hari ini kami menyerahkan amanah sejarah kepada UIN Raden Fatah Palembang. Koleksi yang kami hibahkan bukan hanya benda antik, tetapi jejak peradaban yang mengandung nilai ilmu pengetahuan, identitas budaya, dan memori kolektif masyarakat Sumatera Selatan. Kami percaya UIN Raden Fatah memiliki komitmen akademik yang kuat untuk merawat, meneliti, dan memperkenalkan koleksi ini kepada generasi mendatang,” kata Hermiyudi.

Menanggapi penyerahan hibah tersebut, Prof. Muhammad Adil menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada KOMPAKS atas kepercayaan yang diberikan kepada universitas.

“Kami menerima hibah ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Koleksi yang diserahkan hari ini bukan hanya menjadi aset museum, tetapi juga aset ilmu pengetahuan dan peradaban. UIN Raden Fatah berkomitmen untuk merawat, mendokumentasikan, mengkaji, serta menjadikan koleksi ini sebagai media edukasi bagi mahasiswa, peneliti, dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Rektor menegaskan bahwa keberadaan museum ini nantinya merupakan langkah awal dalam pengembangan Museum Peradaban UIN Raden Fatah yang akan menjadi pusat studi sejarah dan peradaban Sriwijaya yang terintegrasi dengan kegiatan akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kerja sama ini, UIN Raden Fatah Palembang dan KOMPAKS berkomitmen menjadikan museum sebagai pusat literasi sejarah, penelitian akademik, dan pelestarian peradaban Sriwijaya. Kegiatan peresmian ditutup dengan peninjauan koleksi museum yang mendapatkan perhatian para tamu undangan karena merepresentasikan perjalanan panjang sejarah dan budaya masyarakat Sumatera Selatan. (rbt)